Dilarang Datang Lagi ke Kasino, Terrance Watanabe Pemain Judi Terburuk Sepanjang SejarahPermainan judi adalah salah satu jenis permainan yang memberikan keuntungan dengan mudah kepada pemainnya. Namun sayangnya, tidak semua pemainnya cocok memainkan permainan judi sehingga harus menelan pil pahit kekalahan dan juga kebangkrutan. Mungkin ungkapan tersebut adalah ungkapan yang tepat untuk pemain judi legendaris Terrace Watanabe. Berikut cerita mengenaskan dari pemain judi ini.

Bisnis Sukses Terrace Watanabe
Terrace Watanabe dulunya terkenal sebagai salah satu penerus dari perusahaan sukses di Amerika. Ayahnya, Harry Watanabe memulai bisnis dengan usahanya yang bernama Oriental Trading Company yang berupa toko hadiah. Bisnis ayahnya tersebut sangatlah sukses, namun setelah Perang Dunia kedua, bisnis tersebut harus banting setir menjadi toko perlengkapan untuk perayaan karnaval.
Pada tahun 1977, Terrace Watanabe mewarisi bisnis tersebut dan mengubahnya menjadi toko perlengkapan pesta dan termasuk salah satu yang cukup sukses di Amerika. Bisnis tersebut sangatlah sukses dan dikatakan bahwa ada sekitar $300 keuntungan yang didapatkan per tahunnya. Namun pada tahun 2000, dia menjual bisnisnya tersebut dan dikatakan bahwa itu adalah waktunya untuk pensiun sembari menikmati kekayaannya.


Nasib Buruk Terrace Watanabe
Sayangnya keinginan Watanabe untuk menikmati masa pensiunnya dengan bergelimangan harta tidak bisa dicapai. Watanabe tidak bisa menahan keinginannya untuk bermain judi di kasino. Bukan karena kemungkinan untuk mendapatkan jackpot saja yang diinginkannya, namun ternyata perlakuan dari kasino sangat membuatakan Watanabe.
Predikat yang disandangnya sebagai salah satu konglomerat di Amerika membuatnya mendapatkan perlakuan istimewa di kasino. Watanabe selalu mendapatkan keinginannya ketika berada di kasino dan dia sangat dimanjakan dengan diberikannya ruangan VIP serta limit judi sebesar $17 juta. Bahkan ada rumor yang mengatakan bahwa jika Watanabe menginginkan sesuatu, kasino akan segera menyediakannya.
Perlakuan istimewa ini ternyata bukan tanpa alasan karena ternyata Watanabe adalah salah satu penyumbang kekayaan kasino karena setiap berjudi, Watanabe bisa kehilangan uangnya sebesar $5 juta setiap harinya dan kira-kira dia kehilangan uangnya sebesar $204 juta pada tahun 2007. Kekalahannya ini memberikan untung sebesar 5.6% kepada kasino pada tahun tersebut.

Kekalahannya di kasino membuat Watanabe bangkrut dan berakhir dengan hutang sebesar $14.7 juta kepada kasino. Namun Watanabe mengatakan bahwa kesalahan tersebut sepenuhnya dari dirinya karena kasino juga bersalah karena memberikannya narkoba dan minuman beralkohol ketika berjudi. Pada akhirnya, Watanabe tidak bisa membayar hutangnya dan meminta bantuan finansial secara publik di Go Fund Me.
Harapan Watanabe untuk bisa pensiun dengan uang yang cukup ternyata malah menjadi bumerang ketika godaan permainan judi kasino sudah tidak tertahankan lagi. Meskipun dia masih mendapatkan keuntungan di sini, namun kekalahannya membuatnya terlilit hutang yang besar dan kehilangan seluruh hartanya sehingga harus meminta bantuan untuk membayarkan hutangnya tersebut.